Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Buru Karimun

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Buru Karimun – Mengurus SNI ialah salah satu hal yang harus dilaksanakan setiap pengusaha yang mau menjual produk di Indonesia. Walau demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dijalankan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi terkait cara mengurusnya. Untungnya, kini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami berkenaan SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Buru Karimun

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya buat customer. Lebih lengkap berkenaan point-point dalam kode itu yaitu sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka buat setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya perihal info berkaitan SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN berkaitan SNI yaitu transparan dan terbuka pengembangannya buat pihak-pihak yang berkepentingan. Maka apabila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang memiliki kepentingan berhak menerima info menyeluruh terkait pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder mempunyai peluang yang sama untuk mengungkapkan kepentingan dan memperoleh fasilitas SNI dari BSN. Contohnya apabila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN terus mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalankan proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dilaksanakan biar BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya buat mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN terus bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia biar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI mestinya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, biar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Dikarnakan SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Punya SNI Sebelum Di Pasarkan

Bila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini yaitu pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau mempromosikan di Indonesia. Sesungguhnya, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya buat customer akan tetapi juga buat kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya perihal pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara memiliki standard sendiri berkenaan produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Bila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat mendapatkan kepastian bahwa Indonesia ialah pasar yang tepat untuk produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, pada saat ini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa punya SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai dibandingkan produk-produk tanpa SNI.

Apabila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, dibandingkan produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI yaitu bukti awal bahwa suatu produk memperoleh izin buat di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau menjual produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Bila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dikatakan ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus dikarnakan memasarkan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Bila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Walau dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih memiliki resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Walau korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama seperti korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Namun hal seperti ini tidak akan terjadi apabila produk punya SNI. Apabila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab sebab produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun senantiasa menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman bila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, bila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Dibanding dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada begitu banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan lantaran produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah punya logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Bila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia begitu menyukainya. Apabila mau mempromosikan produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum tentunya produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Apabila seorang pengusaha atau importir di ketahui mempromosikan produk yang tidak punya SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Bila telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk menjual produk di Indonesia. Walaupun produk mereka di daftarkan untuk SNI, BSN bisa saja menolaknya sebab riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Apabila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan buat warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist jadi tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sebenarnya sedikit menyusahkan, namun itu tidak ada apa-apanya ketimbang dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang sangatlah besar. Ditambah lagi apabila produk itu sudah menimbulkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 terkait Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak mempunyai SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini sangatlah fantastis dan bisa menyebabkan perusahaan gulung tikar apabila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Apabila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, akan tetapi karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, pada saat ini ada setidaknya 198 produk yang harus punya SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Akan tetapi secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus mempunyai logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Apabila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya ialah korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti mempunyai standard SNI yaitu mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, namun juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti punya logo SNI. Walaupun customer Indonesia masih jarang memperhatikan, namun pemerintah sangatlah aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Tapi juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dikerjakan buat memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya untuk customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI sekarang ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus mempunyai label SNI. Pada saat ini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Akan tetapi pemerintah telah memberikan ultimatum, bila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia mempunyai struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti punya label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Buru Karimun

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengulas lebih jauh berkaitan SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui ialah: mengurus SNI cukup susah. Bila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, mestinya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia ialah www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI ialah sertifikat sistem manajemen kualitas. Apabila tidak punya sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka apabila anda belum mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, mestinya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia sekarang ini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Untuk pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama dengan syarat buat pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus punya sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya biar punya SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan akan tetapi pengusaha yang mau mendaftarkan SNI mestinya trampil berbahasa Indonesia. Hal ini karena bahasa Indonesia diperlukan buat menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Akan tetapi tidak apa-apa bila perusahaan mempunyai perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha menggapai 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat untuk setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalani audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Bila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang buat perusahaan buat memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Untuk Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk untuk di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dijalankan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan buat mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI dianjurkan meraih pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Apabila mau tahu lebih lengkap berkaitan jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya berkenaan alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Mempunyai SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib mempunyai SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Apabila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk punya sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka bila perusahaan belum mempunyai salah satu di antaranya, baiknya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk biar nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku sekarang ini. Walaupun produk sudah punya sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa memperoleh label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Bila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Apabila produk berhasil mendapat label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Tapi apabila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang buat pengusaha buat menjalankan perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Apabila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Bila tidak mau menjalani semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id mempunyai banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya ialah TuanTender.id yaitu salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id ialah jasa SNI paling terpercaya di Indonesia sekarang ini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami yaitu menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, tetapi juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan maka anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul waktu mengurus SNI. Bila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami berkaitan masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentunya bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan memperoleh layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami sangatlah terjangkau dari segi harga dibandingkan yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi apabila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Buru Karimun

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Bila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam tentang SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Apabila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup buat mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Buru Karimun

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jatireja Bekasi

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jatireja Bekasi – Mengurus SNI yaitu salah satu hal yang harus dijalankan setiap pengusaha yang mau mempromosikan produk di Indonesia. Walaupun demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dikerjakan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi berkenaan cara mengurusnya. Untungnya, pada saat ini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami terkait SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jatireja Bekasi

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) ialah standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya buat customer. Lebih lengkap berkaitan point-point dalam kode itu yaitu sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka untuk setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya tentang info berkenaan SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN tentang SNI ialah transparan dan terbuka pengembangannya untuk pihak-pihak yang berkepentingan. Maka apabila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang memiliki kepentingan berhak menerima info menyeluruh berkaitan pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder memiliki peluang yang sama untuk mengungkapkan kepentingan dan meraih fasilitas SNI dari BSN. Contohnya apabila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN terus mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalani proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dilaksanakan supaya BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya buat mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN senantiasa bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia biar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI mestinya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, biar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Karena SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Punya SNI Sebelum Di Pasarkan

Bila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini adalah pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau mempromosikan di Indonesia. Memang, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya buat customer akan tetapi juga buat kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya berkaitan pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara mempunyai standard sendiri berkaitan produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Bila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat memperoleh kepastian bahwa Indonesia adalah pasar yang tepat buat produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, sekarang ini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa mempunyai SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai ketimbang produk-produk tanpa SNI.

Bila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, dibandingkan produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI ialah bukti awal bahwa suatu produk meraih izin buat di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau mempromosikan produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Bila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dibilang ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus disebabkan mempromosikan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Apabila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Meskipun dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih mempunyai resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Walaupun korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama juga dengan korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Akan tetapi hal seperti ini tidak akan terjadi apabila produk punya SNI. Bila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab disebabkan produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun senantiasa menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman apabila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, apabila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Ketimbang dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada begitu banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan sebab produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah mempunyai logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Bila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia begitu menyukainya. Apabila mau mempromosikan produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum pasti produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Apabila seorang pengusaha atau importir di ketahui mempromosikan produk yang tidak punya SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Apabila telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk menjual produk di Indonesia. Walau produk mereka di daftarkan untuk SNI, BSN bisa saja menolaknya disebabkan riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Apabila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan buat warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist maka tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sebenarnya sedikit menyusahkan, akan tetapi itu tidak ada apa-apanya ketimbang dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang sangatlah besar. Ditambah lagi bila produk itu sudah menimbulkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 berkaitan Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak punya SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini sangatlah fantastis dan bisa menyebabkan perusahaan gulung tikar apabila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Apabila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, namun karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, kini ada setidaknya 198 produk yang harus mempunyai SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Namun secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus mempunyai logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Apabila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya yaitu korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti mempunyai standard SNI yaitu mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, akan tetapi juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti mempunyai logo SNI. Walaupun customer Indonesia masih jarang memperhatikan, tetapi pemerintah begitu aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Akan tetapi juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dikerjakan untuk memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya untuk customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI pada saat ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus mempunyai label SNI. Kini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Tetapi pemerintah telah memberikan ultimatum, apabila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia punya struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti mempunyai label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jatireja Bekasi

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengulas lebih jauh tentang SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui yaitu: mengurus SNI cukup susah. Apabila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, mestinya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia ialah www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI ialah sertifikat sistem manajemen kualitas. Apabila tidak punya sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka bila anda belum punya sertifikat sistem manajemen kualitas, seharusnya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia sekarang ini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Untuk pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama juga dengan syarat untuk pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus punya sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya biar punya SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan tapi pengusaha yang mau mendaftarkan SNI baiknya trampil berbahasa Indonesia. Hal ini karena bahasa Indonesia diperlukan buat menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Akan tetapi tidak apa-apa bila perusahaan punya perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha menjangkau 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat untuk setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalani audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Bila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang buat perusahaan untuk memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Buat Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk buat di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dijalankan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan buat mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI direkomendasikan mendapatkan pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Bila mau tahu lebih lengkap tentang jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya berkaitan alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Mempunyai SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib mempunyai SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Bila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk punya sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka bila perusahaan belum mempunyai salah satu di antaranya, mestinya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk biar nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku sekarang ini. Walaupun produk sudah punya sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa mendapatkan label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Apabila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Apabila produk berhasil mendapat label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Tapi apabila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang buat pengusaha untuk menjalani perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Bila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Bila tidak mau menjalankan semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id punya banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya yaitu TuanTender.id adalah salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id yaitu jasa SNI paling terpercaya di Indonesia sekarang ini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami yaitu menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, akan tetapi juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan jadi anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul dikala mengurus SNI. Apabila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami berkaitan masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentunya bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan mendapatkan layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami begitu terjangkau dari segi harga ketimbang yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi apabila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jatireja Bekasi

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Bila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam berkenaan SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Apabila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup buat mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jatireja Bekasi

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Tanah Abang Muara Enim

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Tanah Abang Muara Enim – Mengurus SNI ialah salah satu hal yang harus dilaksanakan setiap pengusaha yang mau menjual produk di Indonesia. Walau demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dikerjakan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi berkenaan cara mengurusnya. Untungnya, pada saat ini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami berkaitan SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Tanah Abang Muara Enim

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) ialah standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya untuk customer. Lebih lengkap berkaitan point-point dalam kode itu yaitu sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka untuk setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya perihal info tentang SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN tentang SNI ialah transparan dan terbuka pengembangannya untuk pihak-pihak yang berkepentingan. Maka apabila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang mempunyai kepentingan berhak menerima info menyeluruh berkenaan pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder mempunyai peluang yang sama buat mengungkapkan kepentingan dan memperoleh fasilitas SNI dari BSN. Contohnya bila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN senantiasa mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalankan proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dijalankan supaya BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya buat mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN senantiasa bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia agar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI sebaiknya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, agar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Dikarnakan SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Punya SNI Sebelum Di Pasarkan

Apabila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini ialah pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau menjual di Indonesia. Memang, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya buat customer tetapi juga untuk kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya tentang pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara memiliki standard sendiri berkenaan produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Apabila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat meraih kepastian bahwa Indonesia yaitu pasar yang tepat buat produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, sekarang ini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa punya SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai ketimbang produk-produk tanpa SNI.

Bila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, dibandingkan produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI adalah bukti awal bahwa suatu produk memperoleh izin buat di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau menjual produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Apabila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dibilang ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus disebabkan mempromosikan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Apabila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Walaupun dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih mempunyai resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Walau korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama juga dengan korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Akan tetapi hal seperti ini tidak akan terjadi apabila produk punya SNI. Bila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab lantaran produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun senantiasa menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman bila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, bila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Ketimbang dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada begitu banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan sebab produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah mempunyai logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Bila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia begitu menyukainya. Apabila mau mempromosikan produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum pasti produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Apabila seorang pengusaha atau importir di ketahui menjual produk yang tidak mempunyai SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Apabila telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk mempromosikan produk di Indonesia. Walaupun produk mereka di daftarkan buat SNI, BSN bisa saja menolaknya sebab riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Bila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan buat warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist jadi tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sesungguhnya sedikit menyusahkan, tetapi itu tidak ada apa-apanya ketimbang dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang sangatlah besar. Ditambah lagi bila produk itu sudah menimbulkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 berkenaan Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak mempunyai SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini begitu fantastis dan bisa menimbulkan perusahaan gulung tikar bila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Bila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, namun karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, sekarang ini ada setidaknya 198 produk yang harus punya SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Akan tetapi secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus mempunyai logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Bila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya yaitu korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti punya standard SNI ialah mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, namun juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti punya logo SNI. Walau customer Indonesia masih jarang memperhatikan, namun pemerintah sangatlah aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Akan tetapi juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dikerjakan buat memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya buat customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI pada saat ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus punya label SNI. Pada saat ini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Akan tetapi pemerintah telah memberikan ultimatum, bila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia mempunyai struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti mempunyai label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Tanah Abang Muara Enim

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengulas lebih jauh tentang SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui yaitu: mengurus SNI cukup susah. Bila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, baiknya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia yaitu www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI yaitu sertifikat sistem manajemen kualitas. Apabila tidak mempunyai sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka apabila anda belum mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, mestinya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia pada saat ini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Untuk pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama dengan syarat buat pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus punya sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya supaya punya SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan tapi pengusaha yang mau mendaftarkan SNI seharusnya trampil berbahasa Indonesia. Hal inilah karena bahasa Indonesia diperlukan buat menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Akan tetapi tidak apa-apa bila perusahaan mempunyai perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha meraih 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat untuk setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalankan audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Bila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang buat perusahaan untuk memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Buat Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk untuk di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dilakukan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan buat mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI dianjurkan meraih pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Bila mau tahu lebih lengkap berkaitan jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya perihal alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Mempunyai SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib punya SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Bila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk punya sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka apabila perusahaan belum mempunyai salah satu di antaranya, seharusnya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk supaya nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku kini. Meskipun produk sudah mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa meraih label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Bila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Apabila produk berhasil memperoleh label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Akan tetapi apabila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang buat pengusaha untuk menjalani perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Bila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Bila tidak mau menjalani semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id punya banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya ialah TuanTender.id yaitu salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id yaitu jasa SNI paling terpercaya di Indonesia kini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami merupakan menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, akan tetapi juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan hingga anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul dikala mengurus SNI. Apabila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami berkenaan masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentunya bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan meraih layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami begitu terjangkau dari segi harga dibandingkan yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi apabila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Tanah Abang Muara Enim

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Bila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam berkenaan SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Apabila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup untuk mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Tanah Abang Muara Enim

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Pohuwato

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Pohuwato – Mengurus SNI ialah salah satu hal yang harus dijalankan setiap pengusaha yang mau menjual produk di Indonesia. Walaupun demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dilaksanakan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi berkaitan cara mengurusnya. Untungnya, sekarang ini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami terkait SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Pohuwato

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) ialah standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya untuk customer. Lebih lengkap berkenaan point-point dalam kode itu ialah sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka buat setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya berkaitan info berkenaan SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN tentang SNI yaitu transparan dan terbuka pengembangannya untuk pihak-pihak yang berkepentingan. Maka bila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang mempunyai kepentingan berhak menerima info menyeluruh terkait pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder memiliki peluang yang sama buat mengungkapkan kepentingan dan memperoleh fasilitas SNI dari BSN. Contohnya apabila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN senantiasa mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalankan proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dilaksanakan biar BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya buat mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN senantiasa bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia biar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI mestinya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, agar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Disebabkan SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Punya SNI Sebelum Di Pasarkan

Bila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini ialah pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau menjual di Indonesia. Memang, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya untuk customer namun juga buat kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya tentang pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara mempunyai standard sendiri tentang produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Apabila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat memperoleh kepastian bahwa Indonesia adalah pasar yang tepat untuk produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, kini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa mempunyai SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai dibandingkan produk-produk tanpa SNI.

Bila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, ketimbang produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI yaitu bukti awal bahwa suatu produk memperoleh izin untuk di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau mempromosikan produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Apabila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dikatakan ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus disebabkan memasarkan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Apabila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Walaupun dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih mempunyai resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Meskipun korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama juga dengan korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Namun hal seperti ini tidak akan terjadi apabila produk punya SNI. Bila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab sebab produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun selalu menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman apabila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, bila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Ketimbang dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada sangatlah banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan sebab produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah mempunyai logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Apabila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia begitu menyukainya. Apabila mau mempromosikan produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum tentunya produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Apabila seorang pengusaha atau importir di ketahui menjual produk yang tidak punya SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Bila telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk menjual produk di Indonesia. Walaupun produk mereka di daftarkan untuk SNI, BSN bisa saja menolaknya lantaran riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Apabila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan buat warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist jadi tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sesungguhnya sedikit menyusahkan, akan tetapi itu tidak ada apa-apanya ketimbang dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang sangatlah besar. Ditambah lagi apabila produk itu sudah menyebabkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 berkaitan Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak punya SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini sangatlah fantastis dan bisa menimbulkan perusahaan gulung tikar bila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Bila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, namun karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, sekarang ini ada setidaknya 198 produk yang harus mempunyai SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Akan tetapi secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus mempunyai logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Apabila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya yaitu korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti punya standard SNI yaitu mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, akan tetapi juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti punya logo SNI. Walau customer Indonesia masih jarang memperhatikan, akan tetapi pemerintah sangatlah aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Akan tetapi juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dijalankan untuk memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya buat customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI sekarang ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus punya label SNI. Sekarang ini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Tetapi pemerintah telah memberikan ultimatum, bila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia punya struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti punya label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Pohuwato

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengkaji lebih jauh berkaitan SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui ialah: mengurus SNI cukup susah. Bila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, baiknya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia ialah www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI yaitu sertifikat sistem manajemen kualitas. Bila tidak mempunyai sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka apabila anda belum punya sertifikat sistem manajemen kualitas, mestinya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia kini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Untuk pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama juga dengan syarat buat pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus mempunyai sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya supaya punya SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan akan tetapi pengusaha yang mau mendaftarkan SNI baiknya trampil berbahasa Indonesia. Hal ini karena bahasa Indonesia diperlukan untuk menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Namun tidak apa-apa apabila perusahaan punya perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha menggapai 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat buat setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalani audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Apabila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang buat perusahaan buat memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Untuk Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk untuk di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dijalankan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan buat mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI direferensikan memperoleh pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Bila mau tahu lebih lengkap tentang jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya tentang alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Punya SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib mempunyai SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Apabila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk punya sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka apabila perusahaan belum punya salah satu di antaranya, mestinya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk supaya nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku sekarang ini. Walaupun produk sudah punya sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa memperoleh label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Apabila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Apabila produk berhasil meraih label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Tapi bila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang buat pengusaha buat menjalankan perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Apabila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Apabila tidak mau menjalani semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id mempunyai banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya yaitu TuanTender.id ialah salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id yaitu jasa SNI paling terpercaya di Indonesia sekarang ini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami yaitu menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, akan tetapi juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan maka anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul dikala mengurus SNI. Bila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami tentang masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentu bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan mendapatkan layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami begitu terjangkau dari segi harga dibandingkan yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi apabila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Pohuwato

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Apabila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam berkenaan SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Bila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup buat mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Pohuwato

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jagabita Bogor

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jagabita Bogor – Mengurus SNI ialah salah satu hal yang harus dijalankan setiap pengusaha yang mau menjual produk di Indonesia. Walau demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dilaksanakan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi berkaitan cara mengurusnya. Untungnya, pada saat ini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami terkait SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jagabita Bogor

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) ialah standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya untuk customer. Lebih lengkap berkenaan point-point dalam kode itu ialah sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka untuk setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya berkaitan info perihal SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN tentang SNI yaitu transparan dan terbuka pengembangannya buat pihak-pihak yang berkepentingan. Maka bila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang mempunyai kepentingan berhak menerima info menyeluruh berkenaan pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder mempunyai peluang yang sama buat mengungkapkan kepentingan dan meraih fasilitas SNI dari BSN. Contohnya bila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN terus mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalankan proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dijalankan supaya BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya buat mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN senantiasa bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia biar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI mestinya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, biar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Karena SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Punya SNI Sebelum Di Pasarkan

Bila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini ialah pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau mempromosikan di Indonesia. Sebetulnya, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya untuk customer tetapi juga untuk kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya perihal pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara memiliki standard sendiri berkaitan produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Apabila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat memperoleh kepastian bahwa Indonesia adalah pasar yang tepat untuk produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, sekarang ini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa punya SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai dibandingkan produk-produk tanpa SNI.

Bila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, dibandingkan produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI ialah bukti awal bahwa suatu produk meraih izin untuk di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau mempromosikan produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Apabila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dibilang ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus dikarnakan mempromosikan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Apabila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Meskipun dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih mempunyai resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Walaupun korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama juga dengan korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Akan tetapi hal seperti ini tidak akan terjadi apabila produk punya SNI. Apabila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab dikarnakan produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun selalu menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman bila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, apabila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Dibanding dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada sangatlah banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan dikarnakan produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah punya logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Bila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia begitu menyukainya. Bila mau menjual produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum pasti produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Apabila seorang pengusaha atau importir di ketahui menjual produk yang tidak mempunyai SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Seandainya telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk menjual produk di Indonesia. Walau produk mereka di daftarkan buat SNI, BSN bisa saja menolaknya disebabkan riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Apabila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan buat warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist maka tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sebenarnya sedikit menyusahkan, namun itu tidak ada apa-apanya dibanding dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang sangatlah besar. Ditambah lagi bila produk itu sudah menimbulkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 terkait Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak mempunyai SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini begitu fantastis dan bisa menyebabkan perusahaan gulung tikar bila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Bila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, namun karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, sekarang ini ada setidaknya 198 produk yang harus punya SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Namun secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus mempunyai logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Bila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya ialah korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti punya standard SNI yaitu mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, akan tetapi juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti punya logo SNI. Meskipun customer Indonesia masih jarang memperhatikan, tetapi pemerintah begitu aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Namun juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dilaksanakan buat memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya untuk customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI pada saat ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus mempunyai label SNI. Kini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Akan tetapi pemerintah telah memberikan ultimatum, bila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia mempunyai struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti mempunyai label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jagabita Bogor

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengulas lebih jauh tentang SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui yaitu: mengurus SNI cukup susah. Bila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, seharusnya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia yaitu www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI yaitu sertifikat sistem manajemen kualitas. Apabila tidak mempunyai sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka apabila anda belum punya sertifikat sistem manajemen kualitas, baiknya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia sekarang ini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Buat pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama dengan syarat buat pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus punya sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya supaya punya SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan tapi pengusaha yang mau mendaftarkan SNI mestinya trampil berbahasa Indonesia. Hal ini karena bahasa Indonesia diperlukan buat menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Namun tidak apa-apa apabila perusahaan punya perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha menjangkau 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat untuk setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalankan audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Apabila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang untuk perusahaan buat memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Buat Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk buat di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dilakukan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan untuk mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI direferensikan meraih pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Bila mau tahu lebih lengkap berkaitan jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya perihal alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Mempunyai SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib punya SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Apabila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka apabila perusahaan belum punya salah satu di antaranya, seharusnya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk supaya nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku pada saat ini. Walau produk sudah mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa memperoleh label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Bila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Apabila produk berhasil mendapat label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Namun apabila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang buat pengusaha buat menjalankan perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Bila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Bila tidak mau menjalankan semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id mempunyai banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya yaitu TuanTender.id yaitu salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id yaitu jasa SNI paling terpercaya di Indonesia sekarang ini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami merupakan menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, namun juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan jadi anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul waktu mengurus SNI. Bila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami berkenaan masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentunya bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan memperoleh layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami sangatlah terjangkau dari segi harga ketimbang yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi bila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jagabita Bogor

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Apabila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam perihal SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Apabila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup buat mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jagabita Bogor

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jakarta Utara

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jakarta Utara – Mengurus SNI ialah salah satu hal yang harus dikerjakan setiap pengusaha yang mau menjual produk di Indonesia. Walaupun demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dikerjakan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi berkaitan cara mengurusnya. Untungnya, kini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami terkait SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jakarta Utara

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya buat customer. Lebih lengkap berkenaan point-point dalam kode itu yaitu sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka buat setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya tentang info perihal SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN berkaitan SNI ialah transparan dan terbuka pengembangannya untuk pihak-pihak yang berkepentingan. Maka bila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang memiliki kepentingan berhak menerima info menyeluruh berkenaan pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder mempunyai peluang yang sama untuk mengungkapkan kepentingan dan mendapat fasilitas SNI dari BSN. Contohnya bila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN senantiasa mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalani proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dijalankan biar BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN terus bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia biar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI mestinya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, biar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Lantaran SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Punya SNI Sebelum Di Pasarkan

Bila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini adalah pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau menjual di Indonesia. Memang, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya untuk customer tetapi juga untuk kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya perihal pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara mempunyai standard sendiri perihal produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Bila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat mendapatkan kepastian bahwa Indonesia adalah pasar yang tepat buat produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, kini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa punya SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai ketimbang produk-produk tanpa SNI.

Bila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, ketimbang produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI ialah bukti awal bahwa suatu produk mendapatkan izin buat di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau menjual produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Apabila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dibilang ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus lantaran memasarkan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Bila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Walau dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih memiliki resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Walau korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama juga dengan korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Namun hal seperti ini tidak akan terjadi bila produk mempunyai SNI. Bila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab sebab produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun senantiasa menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman bila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, bila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Dibanding dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada begitu banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan dikarnakan produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah mempunyai logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Bila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia begitu menyukainya. Apabila mau mempromosikan produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum pasti produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Apabila seorang pengusaha atau importir di ketahui menjual produk yang tidak mempunyai SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Jika telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk menjual produk di Indonesia. Walaupun produk mereka di daftarkan untuk SNI, BSN bisa saja menolaknya lantaran riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Apabila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan buat warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist jadi tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sesungguhnya sedikit menyusahkan, namun itu tidak ada apa-apanya ketimbang dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang begitu besar. Ditambah lagi apabila produk itu sudah menimbulkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 berkaitan Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak mempunyai SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini begitu fantastis dan bisa menimbulkan perusahaan gulung tikar bila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Bila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, akan tetapi karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, sekarang ini ada setidaknya 198 produk yang harus mempunyai SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Tetapi secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus mempunyai logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Apabila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya ialah korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti punya standard SNI ialah mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, tetapi juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti punya logo SNI. Walaupun customer Indonesia masih jarang memperhatikan, tetapi pemerintah sangatlah aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Akan tetapi juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dijalankan untuk memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya untuk customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI sekarang ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus punya label SNI. Pada saat ini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Tetapi pemerintah telah memberikan ultimatum, apabila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia mempunyai struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti punya label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jakarta Utara

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengulas lebih jauh tentang SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui ialah: mengurus SNI cukup susah. Apabila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, seharusnya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia yaitu www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI ialah sertifikat sistem manajemen kualitas. Apabila tidak mempunyai sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka bila anda belum punya sertifikat sistem manajemen kualitas, mestinya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia pada saat ini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Untuk pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama dengan syarat buat pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus mempunyai sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya supaya punya SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan akan tetapi pengusaha yang mau mendaftarkan SNI mestinya trampil berbahasa Indonesia. Hal ini karena bahasa Indonesia diperlukan untuk menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Tetapi tidak apa-apa apabila perusahaan punya perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha menggapai 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat untuk setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalani audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Apabila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang untuk perusahaan untuk memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Untuk Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk untuk di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dilakukan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan untuk mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI dianjurkan memperoleh pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Apabila mau tahu lebih lengkap berkaitan jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya berkenaan alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Punya SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib punya SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Apabila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk punya sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka bila perusahaan belum mempunyai salah satu di antaranya, seharusnya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk biar nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku pada saat ini. Meskipun produk sudah mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa meraih label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Apabila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Apabila produk berhasil mendapat label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Namun bila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang untuk pengusaha untuk menjalankan perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Bila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Bila tidak mau menjalankan semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id punya banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya yaitu TuanTender.id yaitu salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id yaitu jasa SNI paling terpercaya di Indonesia kini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami merupakan menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, namun juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan maka anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul ketika mengurus SNI. Bila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami berkenaan masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentunya bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan mendapatkan layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami begitu terjangkau dari segi harga ketimbang yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi bila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jakarta Utara

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Bila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam berkenaan SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Bila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup untuk mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jakarta Utara

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jombang Kota Cilegon

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jombang Kota Cilegon – Mengurus SNI ialah salah satu hal yang harus dijalankan setiap pengusaha yang mau menjual produk di Indonesia. Walau demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dikerjakan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi berkaitan cara mengurusnya. Untungnya, pada saat ini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami berkenaan SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jombang Kota Cilegon

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya untuk customer. Lebih lengkap terkait point-point dalam kode itu yaitu sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka buat setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya berkenaan info berkenaan SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN berkenaan SNI ialah transparan dan terbuka pengembangannya untuk pihak-pihak yang berkepentingan. Maka bila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang memiliki kepentingan berhak menerima info menyeluruh terkait pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder memiliki peluang yang sama buat mengungkapkan kepentingan dan mendapat fasilitas SNI dari BSN. Contohnya bila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN senantiasa mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalani proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dilaksanakan biar BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya buat mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN senantiasa bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia agar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI baiknya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, biar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Lantaran SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Punya SNI Sebelum Di Pasarkan

Bila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini yaitu pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau menjual di Indonesia. Sebetulnya, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya untuk customer akan tetapi juga buat kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya berkaitan pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara mempunyai standard sendiri perihal produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Apabila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat meraih kepastian bahwa Indonesia adalah pasar yang tepat buat produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, kini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa mempunyai SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai dibandingkan produk-produk tanpa SNI.

Apabila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, ketimbang produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI adalah bukti awal bahwa suatu produk mendapatkan izin untuk di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau menjual produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Bila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dibilang ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus dikarnakan memasarkan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Bila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Walau dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih memiliki resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Walau korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama juga dengan korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Akan tetapi hal seperti ini tidak akan terjadi apabila produk mempunyai SNI. Apabila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab lantaran produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun selalu menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman apabila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, apabila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Dibanding dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada begitu banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan sebab produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah mempunyai logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Bila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia sangatlah menyukainya. Bila mau mempromosikan produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum pasti produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Bila seorang pengusaha atau importir di ketahui mempromosikan produk yang tidak punya SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Seandainya telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk mempromosikan produk di Indonesia. Walaupun produk mereka di daftarkan untuk SNI, BSN bisa saja menolaknya disebabkan riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Bila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan buat warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist jadi tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sebetulnya sedikit menyusahkan, akan tetapi itu tidak ada apa-apanya dibanding dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang begitu besar. Ditambah lagi apabila produk itu sudah menyebabkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 berkenaan Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak mempunyai SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini begitu fantastis dan bisa menimbulkan perusahaan gulung tikar apabila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Bila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, tetapi karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, sekarang ini ada setidaknya 198 produk yang harus mempunyai SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Akan tetapi secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus mempunyai logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Apabila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya ialah korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti mempunyai standard SNI ialah mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, tetapi juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti mempunyai logo SNI. Walaupun customer Indonesia masih jarang memperhatikan, namun pemerintah begitu aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Namun juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dijalankan buat memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya buat customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI sekarang ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus punya label SNI. Sekarang ini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Namun pemerintah telah memberikan ultimatum, apabila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia punya struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti punya label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jombang Kota Cilegon

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengkaji lebih jauh berkenaan SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui yaitu: mengurus SNI cukup susah. Apabila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, seharusnya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia ialah www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI yaitu sertifikat sistem manajemen kualitas. Apabila tidak punya sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka bila anda belum mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, seharusnya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia sekarang ini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Buat pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama juga dengan syarat buat pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus mempunyai sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya supaya mempunyai SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan akan tetapi pengusaha yang mau mendaftarkan SNI baiknya trampil berbahasa Indonesia. Hal ini karena bahasa Indonesia diperlukan buat menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Tetapi tidak apa-apa apabila perusahaan punya perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha menggapai 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat buat setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalankan audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Apabila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang untuk perusahaan untuk memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Untuk Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk buat di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dijalankan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan untuk mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI direkomendasikan meraih pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Bila mau tahu lebih lengkap tentang jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya tentang alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Punya SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib punya SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Bila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka apabila perusahaan belum mempunyai salah satu di antaranya, baiknya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk biar nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku kini. Walau produk sudah mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa memperoleh label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Bila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Apabila produk berhasil mendapat label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Tapi apabila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang untuk pengusaha buat menjalankan perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Apabila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Bila tidak mau menjalankan semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id punya banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya yaitu TuanTender.id yaitu salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id yaitu jasa SNI paling terpercaya di Indonesia kini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami merupakan menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, akan tetapi juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan hingga anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul dikala mengurus SNI. Apabila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami berkaitan masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentu bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan memperoleh layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami sangatlah terjangkau dari segi harga ketimbang yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi bila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jombang Kota Cilegon

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Bila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam tentang SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Apabila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup untuk mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Jombang Kota Cilegon

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Bugi Jayawijaya

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Bugi Jayawijaya – Mengurus SNI ialah salah satu hal yang harus dikerjakan setiap pengusaha yang mau mempromosikan produk di Indonesia. Walau demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dijalankan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi berkaitan cara mengurusnya. Untungnya, sekarang ini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami berkenaan SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Bugi Jayawijaya

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya buat customer. Lebih lengkap berkaitan point-point dalam kode itu yaitu sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka buat setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya berkaitan info tentang SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN berkaitan SNI ialah transparan dan terbuka pengembangannya buat pihak-pihak yang berkepentingan. Maka apabila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang mempunyai kepentingan berhak menerima info menyeluruh berkenaan pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder mempunyai peluang yang sama untuk mengungkapkan kepentingan dan memperoleh fasilitas SNI dari BSN. Contohnya apabila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN senantiasa mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalani proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dikerjakan biar BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN senantiasa bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia biar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI mestinya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, agar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Disebabkan SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Mempunyai SNI Sebelum Di Pasarkan

Bila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini yaitu pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau menjual di Indonesia. Sebetulnya, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya buat customer akan tetapi juga untuk kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya tentang pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara mempunyai standard sendiri tentang produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Apabila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat meraih kepastian bahwa Indonesia adalah pasar yang tepat untuk produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, kini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa punya SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai ketimbang produk-produk tanpa SNI.

Bila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, dibandingkan produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI ialah bukti awal bahwa suatu produk meraih izin untuk di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau menjual produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Apabila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dibilang ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus lantaran memasarkan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Apabila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Walaupun dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih mempunyai resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Walau korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama juga dengan korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Akan tetapi hal seperti ini tidak akan terjadi bila produk punya SNI. Apabila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab lantaran produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun selalu menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman apabila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, bila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Ketimbang dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada begitu banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan sebab produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah punya logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Bila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia sangatlah menyukainya. Apabila mau mempromosikan produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum tentunya produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Apabila seorang pengusaha atau importir di ketahui menjual produk yang tidak mempunyai SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Bila telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk mempromosikan produk di Indonesia. Walau produk mereka di daftarkan untuk SNI, BSN bisa saja menolaknya lantaran riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Bila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan untuk warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist maka tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sebetulnya sedikit menyusahkan, namun itu tidak ada apa-apanya ketimbang dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang begitu besar. Ditambah lagi bila produk itu sudah menyebabkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 berkenaan Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak mempunyai SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini begitu fantastis dan bisa menimbulkan perusahaan gulung tikar apabila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Apabila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, tetapi karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, sekarang ini ada setidaknya 198 produk yang harus punya SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Namun secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus punya logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Bila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya yaitu korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti mempunyai standard SNI ialah mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, namun juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti punya logo SNI. Meskipun customer Indonesia masih jarang memperhatikan, akan tetapi pemerintah sangatlah aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Tapi juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dijalankan untuk memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya untuk customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI pada saat ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus punya label SNI. Sekarang ini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Tetapi pemerintah telah memberikan ultimatum, apabila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia punya struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti punya label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengulas lebih jauh perihal SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui ialah: mengurus SNI cukup susah. Bila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, mestinya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia ialah www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI yaitu sertifikat sistem manajemen kualitas. Bila tidak mempunyai sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka bila anda belum punya sertifikat sistem manajemen kualitas, mestinya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia pada saat ini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Buat pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama juga dengan syarat buat pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus punya sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya biar mempunyai SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan namun pengusaha yang mau mendaftarkan SNI baiknya trampil berbahasa Indonesia. Hal ini karena bahasa Indonesia diperlukan buat menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Namun tidak apa-apa apabila perusahaan punya perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha menggapai 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat untuk setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalankan audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Apabila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang buat perusahaan untuk memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Untuk Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk buat di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dijalankan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan buat mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI direferensikan mendapatkan pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Bila mau tahu lebih lengkap perihal jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya berkaitan alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Mempunyai SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib punya SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Bila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk punya sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka apabila perusahaan belum mempunyai salah satu di antaranya, seharusnya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk biar nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku pada saat ini. Walaupun produk sudah mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa meraih label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Apabila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Apabila produk berhasil meraih label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Akan tetapi bila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang buat pengusaha untuk menjalani perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Apabila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Bila tidak mau menjalankan semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id punya banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya ialah TuanTender.id yaitu salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id ialah jasa SNI paling terpercaya di Indonesia sekarang ini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami merupakan menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, tetapi juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan hingga anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul dikala mengurus SNI. Bila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami berkenaan masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentunya bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan meraih layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami begitu terjangkau dari segi harga dibandingkan yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi apabila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Bugi Jayawijaya

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Apabila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam berkenaan SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Apabila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup untuk mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Bugi Jayawijaya

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Gadog Bogor

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Gadog Bogor – Mengurus SNI ialah salah satu hal yang harus dilaksanakan setiap pengusaha yang mau mempromosikan produk di Indonesia. Walaupun demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dijalankan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi terkait cara mengurusnya. Untungnya, kini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami berkenaan SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Gadog Bogor

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya buat customer. Lebih lengkap berkaitan point-point dalam kode itu ialah sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka untuk setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya perihal info perihal SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN berkaitan SNI yaitu transparan dan terbuka pengembangannya untuk pihak-pihak yang berkepentingan. Maka bila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang memiliki kepentingan berhak menerima info menyeluruh berkenaan pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder mempunyai peluang yang sama untuk mengungkapkan kepentingan dan mendapat fasilitas SNI dari BSN. Contohnya bila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN terus mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalankan proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dilaksanakan supaya BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya buat mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN terus bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia biar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI sebaiknya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, biar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Lantaran SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Punya SNI Sebelum Di Pasarkan

Apabila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini adalah pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau mempromosikan di Indonesia. Memang, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya buat customer akan tetapi juga buat kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya berkenaan pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara memiliki standard sendiri tentang produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Apabila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat mendapatkan kepastian bahwa Indonesia adalah pasar yang tepat buat produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, sekarang ini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa mempunyai SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai dibandingkan produk-produk tanpa SNI.

Bila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, ketimbang produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI yaitu bukti awal bahwa suatu produk meraih izin buat di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau mempromosikan produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Apabila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dikatakan ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus sebab mempromosikan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Apabila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Meskipun dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih memiliki resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Walau korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama seperti korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Tapi hal seperti ini tidak akan terjadi apabila produk mempunyai SNI. Bila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab sebab produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun senantiasa menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman bila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, apabila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Dibanding dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada sangatlah banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan disebabkan produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah mempunyai logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Bila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia sangatlah menyukainya. Apabila mau menjual produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum tentunya produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Apabila seorang pengusaha atau importir di ketahui mempromosikan produk yang tidak mempunyai SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Jika telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk menjual produk di Indonesia. Meskipun produk mereka di daftarkan buat SNI, BSN bisa saja menolaknya dikarnakan riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Bila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan buat warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist jadi tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sebenarnya sedikit menyusahkan, akan tetapi itu tidak ada apa-apanya dibanding dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang sangatlah besar. Ditambah lagi apabila produk itu sudah menimbulkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 terkait Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak mempunyai SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini sangatlah fantastis dan bisa menimbulkan perusahaan gulung tikar apabila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Apabila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, namun karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, sekarang ini ada setidaknya 198 produk yang harus punya SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Tetapi secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus mempunyai logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Bila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya ialah korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti punya standard SNI ialah mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, tetapi juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti punya logo SNI. Walaupun customer Indonesia masih jarang memperhatikan, tetapi pemerintah sangatlah aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Tapi juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dijalankan untuk memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya buat customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI sekarang ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus mempunyai label SNI. Sekarang ini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Tetapi pemerintah telah memberikan ultimatum, apabila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia mempunyai struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti punya label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Gadog Bogor

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengkaji lebih jauh tentang SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui yaitu: mengurus SNI cukup susah. Bila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, seharusnya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia ialah www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI ialah sertifikat sistem manajemen kualitas. Apabila tidak mempunyai sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka bila anda belum mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, seharusnya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia sekarang ini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Untuk pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama juga dengan syarat untuk pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus punya sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya supaya punya SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan namun pengusaha yang mau mendaftarkan SNI mestinya trampil berbahasa Indonesia. Hal inilah karena bahasa Indonesia diperlukan buat menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Akan tetapi tidak apa-apa apabila perusahaan mempunyai perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha menjangkau 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat untuk setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalani audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Apabila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang buat perusahaan buat memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Untuk Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk buat di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dijalankan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan untuk mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI direferensikan mendapatkan pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Apabila mau tahu lebih lengkap berkenaan jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya tentang alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Punya SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib punya SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Apabila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka apabila perusahaan belum punya salah satu di antaranya, baiknya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk biar nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku pada saat ini. Walau produk sudah mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa memperoleh label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Bila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Bila produk berhasil mendapat label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Akan tetapi apabila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang untuk pengusaha buat menjalankan perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Bila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Apabila tidak mau menjalankan semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id mempunyai banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya ialah TuanTender.id adalah salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id adalah jasa SNI paling terpercaya di Indonesia pada saat ini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami yaitu menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, tetapi juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan hingga anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul waktu mengurus SNI. Bila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami perihal masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentu bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan meraih layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami sangatlah terjangkau dari segi harga ketimbang yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi apabila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Gadog Bogor

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Bila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam berkaitan SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Apabila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup buat mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Gadog Bogor

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Ronggur Nihuta Samosir

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Ronggur Nihuta Samosir – Mengurus SNI ialah salah satu hal yang harus dilaksanakan setiap pengusaha yang mau mempromosikan produk di Indonesia. Walau demikian, cara mengurusnya bukan hal yang gampang. Ada cukup banyak hal-hal yang mesti dijalankan saat sebelum mendaftar, termasuk mencari informasi berkenaan cara mengurusnya. Untungnya, kini ada jasa SNI yang dapat anda hubungi secara online. Mau tahu info selengkapnya? Baca penjelasan lengkap dan mendalam kami berkaitan SNI terlebih dulu berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Ronggur Nihuta Samosir

Apa Sebenarnya SNI Itu?

Standar Nasional Indonesia (SNI) ialah standar dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang harus dipunyai setiap produk yang di pasarkan di Indonesia. SNI ini cuma dapat di rumuskan, di tetapkan, dan di keluarkan oleh badan nasional yang di percaya menanganinya, yaitu BSN.

SNI di Indonesia dibikin dengan mengacu pada kode etik praktik usaha internasional yang di rumuskan World Trade Organization (WTO). Keberadaan kode etik ini dibikin dengan keinginan para pengusaha di seluruh dunia bisa membuat produk-produk yang tidak berbahaya untuk customer. Lebih lengkap berkaitan point-point dalam kode itu yaitu sebagai berikut:

Keterbukaan (Openness)

BSN terbuka buat setiap customer, pengusaha, dan pihak-pihak stakeholder lainnya perihal info berkaitan SNI. Maksudnya, semua info yang di berikan BSN berkenaan SNI yaitu transparan dan terbuka pengembangannya buat pihak-pihak yang berkepentingan. Maka apabila ada masukan baru untuk pengembangan SNI, maka BSN akan dengan senang hati menerimanya.

Transparansi (Transparency)

BSN tidak membeda-bedakan satu stakeholder dengan yang lainnya, semua di berikan info yang saling jelas dan tidak di tutup-tutupi. Semua stakeholder yang mempunyai kepentingan berhak menerima info menyeluruh terkait pengembangan SNI dari awal pemograman sampai penetapan. BSN tidak memilih mana stakeholder yang patut menerima info dan mana yang tidak, semuanya di samaratakan.

Konsensus dan Tidak Memihak (Consensus and Impartiality)

BSN memperlakukan semua stakeholdernya dengan adil dan tidak memihak. Maka setiap stakeholder memiliki peluang yang sama buat mengungkapkan kepentingan dan memperoleh fasilitas SNI dari BSN. Contohnya apabila ada 10 perusahaan bersaing di industri yang sama. BSN akan memperlakukan semua perusahaan itu dengan sama dan mengurus SNI nya dengan proses yang sama pula.

Efektivitas dan Relevansi (Effectiveness and Relevance)

BSN terus mengupayakan proses pengurusan SNI yang efektif dan cuma menjalani proses-proses yang relevan dengan pengurusan SNI. Hal ini dikerjakan supaya BSN dapat menjadi fasilitator perdagangan dengan memperhatikan keperluan pasar. Disamping itu juga sebagai upaya untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Koherensi (Coherence)

BSN terus bersikap kooperatif dan menyelaraskan diri dengan perkembangan perdagangan dunia biar pasar Indonesia tidak tertinggal zaman. Maka, keberadaan SNI di inginkan tidak mengganggu upaya Indonesia dalam mengembangkan diri di pasar global. Bahkan keberadaan SNI baiknya dapat memperlancar Indonesia dalam perdagangan internasional.

Dimensi Pembangunan (Development Dimension)

BSN selalu berupaya SNI di tetapkan dengan memperhatikan keperluan publik, biar keberadaan SNI tidak malah menghambat munculnya produk yang diperlukan warga. Disamping itu, keberadaan SNI pun diinginkan bisa meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Dikarnakan SNI menjadi bukti bahwa produk-produk di Indonesia sudah distandarisasi sebelum di pasarkan.

Pentingnya Produk Mempunyai SNI Sebelum Di Pasarkan

Apabila tanpa standard saja sebuah produk bisa laku dan aman digunakan kenapa mesti ada SNI? Ini adalah pertanyaan yang sering diutarakan pengusaha, terutama pengusaha luar negeri yang mau mempromosikan di Indonesia. Sesungguhnya, ada banyak sekali fungsi SNI, bukan hanya buat customer tetapi juga untuk kepentingan pengusaha itu sendiri. Selengkapnya berkaitan pentingnya SNI di sebutkan sebagai berikut.

1. Memastikan Produk Cocok Untuk Customer Indonesia

Tiap-tiap negara mempunyai standard sendiri berkaitan produk-produk yang boleh dan tidak boleh di pasarkan di negaranya. Contohnya di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi membuat helm motor di desain dengan keamanan tinggi. Hal ini mungkin tidak di terapkan di negara-negara yang tingkat kecelakaan lain atau pengendara motornya rendah.

Apabila suatu produk menerima sertifikat SNI dari BSN, produk itu automatis cocok dengan keperluan customer Indonesia. Maka pengusaha dapat mendapatkan kepastian bahwa Indonesia adalah pasar yang tepat untuk produknya.

2. Memberikan Tanda Bahwa Produk Sudah Terstandar

Khusus di Indonesia, banyak produk yang lepas dari pengawasan BSN. Alhasil, pada saat ini masih banyak produk yang di jual bebas tanpa mempunyai SNI. Walau sebenarnya produk SNI notabene lebih aman dan nyaman dipakai ketimbang produk-produk tanpa SNI.

Apabila anda mendaftarkan produk melalui jasa SNI, produk anda automatis akan memenuhi standard yang sudah di tetapkan di Indonesia. Maka customer akan lebih merasa aman dan menyimpan keyakinan pada produk anda, ketimbang produk lain non SNI.

3. Sebagai Bukti Izin Pemasaran di Indonesia

SNI adalah bukti awal bahwa suatu produk mendapatkan izin buat di pasarkan di Indonesia. Contohnya seorang pengusaha China mau menjual produknya di Indonesia. Maka pengusaha itu harus mendaftarkan produknya ke BSN terlebih dulu. Bila produk itu di pasarkan ke Indonesia tanpa mengantongi SNI terlebih dahulu, maka produk itu akan dikatakan ilegal. Bukan hanya di tarik dari pasaran, sang pengusaha pun akan tersandung kasus sebab memasarkan barang ilegal.

4. Menghindari Gugatan Pidana Apabila Ada Masalah yang Ditimbulkan Produk

Walaupun dibikin dengan hati-hati dan mempertimbangkan keamanan customer, produk masih memiliki resiko error dan membahayakan. Contohnya masalah produk korek tanpa logo SNI yang tiba-tiba meledak dan makan korban jiwa. Walau korek itu dibikin dengan bahan dan cara yang sama seperti korek SNI umumnya, pengusahanya jelas di tuduh jadi tersangka.

Tapi hal seperti ini tidak akan terjadi bila produk punya SNI. Bila suatu hari terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, maka pengusaha pembuat produk bisa lepas tanggung jawab sebab produk nya telah terstandarisasi.

5. Meningkatkan Minat Customer Untuk Membeli Produk

Makin hari, warga Indonesia makin pintar dalam menentukan produk. Disamping itu, pemerintah pun selalu menggencarkan kampanye pemakaian produk yang ada tanda SNI nya. Bahkan pemerintah akan memberikan hukuman bila ada customer yang tidak memakai produk ber SNI. Contohnya saja helm, apabila seseorang di ketahui polisi tidak mengenakan helm ber-SNI, maka dia akan di tilang.

Kewajiban itu yang menjadikan minat customer membeli produk SNI makin tinggi. Dibanding dengan produk non SNI, jelas produk SNI akan lebih di minati.

Masalah-Masalah yang Membayangi Produk Tanpa SNI

Ada begitu banyak masalah yang menghantui produk tanpa SNI yang beredar di Indonesia. Masalah ini dapat datang kapan saja, entahlah itu saat razia dari Kementerian atau terjadi kecelakaan dikarnakan produk non SNI. Yakinkan produk anda sudah punya logo SNI sebelum masalah-masalah berikut terjadi kepada anda.

1. Produk Kehilangan Pasar Untuk Selamanya

Bila suatu produk telah di razia oleh Kementerian, maka Kementerian akan merilis nama produk itu sebagai produk terlarang di Indonesia. Hal ini automatis akan membuat brand produk hancur, walau sebenarnya selama ini warga Indonesia sangatlah menyukainya. Bila mau menjual produk yang sama, pengusaha mesti membangun brand produk dari awal. Walau sebenarnya sesudah tersandung kasus SNI, belum pasti produk itu akan di minati warga.

2. Terjadinya Boikot Untuk Perusahaan Produsen

Boikot seperti ini terutama terjadi pada perusahaan luar negeri dan banyak importir nya. Apabila seorang pengusaha atau importir di ketahui mempromosikan produk yang tidak punya SNI, maka dia berpotensi akan di boikot. Bila telah diboikot, maka perusahaan dan importir itu tidak akan diijinkan lagi untuk mempromosikan produk di Indonesia. Walau produk mereka di daftarkan untuk SNI, BSN bisa saja menolaknya disebabkan riwayat pelanggaran SNI yang pernah di lakukan dulu.

3. Usaha Di Tutup Sepihak Oleh Pemerintah

Apabila sebuah perusahaan di ketahui membuat produk non SNI yang membahayakan buat warga, maka perusahaan itu akan di tutup pemerintah saat itu juga. Izin usahanya akan di cabut, dan bisa-bisa sang pengusaha di-blacklist maka tidak dapat mendaftarkan usaha apa pun lagi di Indonesia. Mengurus pendaftaran SNI sebetulnya sedikit menyusahkan, namun itu tidak ada apa-apanya dibanding dengan di cabutnya hak usaha, kan?

4. Tuntutan Ganti Rugi Karena Di Anggap Membahayakan

Suatu perusahaan yang produknya di ketahui membahayakan bisa di kenai denda yang sangatlah besar. Ditambah lagi bila produk itu sudah menyebabkan warga Indonesia celaka. Berdasarkan pasal 113 UU No. 7 terkait Perdagangan, pengusaha yang produk nya tidak punya SNI bisa di denda sampai lima miliar rupiah. Angka ini begitu fantastis dan bisa menimbulkan perusahaan gulung tikar bila membayarnya.

5. Ancaman Penjara Bagi Distributor, Produsen, dan Penjual

Tidak hanya ancaman ganti rugi, hukuman penjara pun menunggu distributor, produsen, dan penjual produk tanpa label SNI. Telah ada banyak kasus produk non SNI yang membuat orang-orang terlibat di dalam nya di penjara. Apabila telah begini bukan hanya perusahaan yang rusak nama baiknya, akan tetapi karier dan masa depan keluarga pun akan hancur.

Daftar Produk Usaha Yang Mesti Ada SNI Nya

Berdasarkan info terbaru dari situs BSN, kini ada setidaknya 198 produk yang harus punya SNI. Daftar lengkapnya bisa di akses langsung melalui situs Sistem Info BSN di http://sispk.bsn.go.id/RegulasiTeknis/SniWajib. Tetapi secara garis besar, jenis-jenis produk itu dapat di cek sebagai berikut.

1. Bahan-Bahan Bangunan

Hampir separuh lebih daftar SNI wajib di isi oleh bahan-bahan bangunan. Wajar, 95% bahan-bahan bangunan, apapun jenisnya, harus punya logo SNI di labelnya. Hal ini karena bahan-bahan bangunan yang digunakan akan mempengaruhi keamanan dari suatu bangunan. Apabila bahan-bahan bangunan tidak distandarisasi terlebih dulu oleh BSN, maka risikonya ialah korban jiwa.

2. Mainan Anak-Anak

Produk pertama dan utama yang mesti punya standard SNI yaitu mainan anak-anak. Mainan ini tidak di batasi dengan umur anak-anak target pemasaran mainan tersebut. Pun tak terbatas pada mainan-mainan kecil saja, tetapi juga mainan besar seperti ayunan dan semacamnya. Pokoknya, semua jenis mainan yang di produksi atau akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di daftarkan ke BSN.

3. Peralatan Listrik Rumah Tangga

Semua jenis peralatan elektronik yang dipakai di rumah mesti punya logo SNI. Walau customer Indonesia masih jarang memperhatikan, akan tetapi pemerintah sangatlah aktif memburu peralatan listrik yang tidak berlogo SNI. Peralatan listrik yang di maksud di sini contohnya radio, TV, magic jar, kulkas, kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Peralatan Dapur

Peralatan dapur masuk dalam daftar ke 4 produk wajib SNI dalam daftar ini. Yang di maksud peralatan dapur di sini tak terbatas pada kompor dan gas saja. Tapi juga produk-produk kecil seperti mixer, pisau, blender, dan peralatan yang terbuat dari melamin.

5. Pupuk

Siapa sangka, bahwa pupuk pun mesti distandarisasi dahulu oleh BSN saat sebelum di pasarkan? Ya, berdasarkan peraturan pemerintah, pupuk yang akan di pasarkan di Indonesia mesti terlebih dahulu di urus SNI nya. Hal ini dikerjakan buat memastikan pupuk tidak merusak tanah dan membuat tanaman mengandung bahan berbahaya untuk customer. Beberapa pupuk yang wajib SNI pada saat ini antara lain pupuk fosfat, SP-36, ammonium sulfat, kalium klorida dan tripel sulfat.

6. Onderdil dan Segala Kebutuhan Kendaraan

Tidak hanya bahan bangunan yang hampir semuanya mesti terstandarisasi, semua komponen kendaraan pun mesti di pastikan standarnya. Semua onderdil, perlengkapan, bahan bakar, dan pelumas kendaraan harus mempunyai label SNI. Sekarang ini, banyak produsen onderdil dan oli kendaraan yang masih tidak mendaftarkan produknya ke BSN. Tetapi pemerintah telah memberikan ultimatum, apabila tidak segera di urus maka produsen-produsen itu akan di kenai sangsi pidana.

7. Rancang Bangunan

Standarisasi SNI tidak hanya terbatas pada bahan-bahan siap pakai saja, tetapi juga panduan seperti tata rancang bangunan. Karena Indonesia mempunyai struktur tanah yang berbeda, maka standarnya pun berbeda dengan negara-negara lainnya. Oleh karena itu saat sebelum seorang konstruktor memakai tata rancang bangunan, tata rancang itu mesti terbukti berlabel SNI.

8. Bahan Konsumsi Tambahan

Bahan konsumsi sekunder seperti air mineral, garam, kopi, gula, dan segala jenis tepung juga mesti punya label SNI dari BSN. Tidak hanya bahan-bahan alami seperti yang sudah di sebutkan, produk-produk penambah cita rasa non-alami pun mesti distandarisasi. Sebagian produk non-alami itu seperti pemanis buatan, bahan pengembang kue, pengawet makanan dan pewarna buatan.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Ronggur Nihuta Samosir

Hal-Hal yang Mesti Disiapkan Sebelum Mendaftarkan SNI

Sebelum mengkaji lebih jauh tentang SNI dan cara pendaftarannya, satu hal yang mesti di ketahui ialah: mengurus SNI cukup susah. Bila seorang pengusaha masih awam dalam mengurus SNI, seharusnya pengusaha itu memakai jasa SNI. Salah satu contoh jasa SNI yang berada di Indonesia yaitu www.tuantender.id. Sebagai info, berikut ini sebagian hal yang mesti disediakan sebelum mendaftarkan SNI.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas

Hal pertama dan utama yang mesti dipunyai pengusaha saat sebelum mengurus SNI yaitu sertifikat sistem manajemen kualitas. Bila tidak punya sertifikat ini, maka automatis SNI tidak dapat di urus. Maka bila anda belum punya sertifikat sistem manajemen kualitas, mestinya urus ini dahulu saat sebelum mendaftarkan produk ke BSN.

Sertifikat Sistem Manajemen Kualitas yang di terima Indonesia sekarang ini mesti memakai standard ISO 9001:2000. Untuk pengusaha Indonesia, sertifikat ini dapat di urus di Lembaga Sertifikasi Sistem Kualitas (LLSM) terakreditasi.

Sertifikat dari LSSM Negara Asal

Syarat ini di khususkan bagi pengusaha asal luar negeri yang mau mendaftarkan produk nya ke SNI. Sama juga dengan syarat untuk pengusaha Indonesia, pengusaha luar negeri harus mempunyai sertifikat manajemen kualitas dari LSSM asalnya. Contohnya seorang pengusaha China mau mendaftarkan produk nya biar punya SNI. Maka dia mesti terlebih dahulu mengurus sertifikat sistem manajemen kualitas dari negara asalnya di China.

Kemampuan Pengusaha dalam Berbahasa Indonesia

Hal ini mungkin terkesan tidak penting, akan akan tetapi pengusaha yang mau mendaftarkan SNI mestinya trampil berbahasa Indonesia. Hal ini karena bahasa Indonesia diperlukan buat menyusun kemasan produk dan informasi-informasi didalamnya. Tetapi tidak apa-apa apabila perusahaan mempunyai perwakilan dari Indonesia yang dapat berbahasa Indonesia. Pengusaha yang tidak dapat berbahasa Indonesia pun dibolehkan mewakilkan pengurusan SNI ke jasa SNI lokal seperti TuanTender.id.

Biaya Pengurusan SNI

Berdasarkan susunan biaya dalam PP RI No. 63 tahun 2007, biaya yang mesti di keluarkan pengusaha menjangkau 10 hingga 40 juta. Jumlahnya tepat untuk setiap produk berbeda-beda, di pengaruhi lokasi audit, luas tempat yang perlu diaudit, dan seberapa kompleks produk yang di uji. Rincian biaya ini dapat di ketahui pengusaha sesudah menyerahkan sertifikat sistem manajemen kualitas dan mesti di bayar saat sebelum audit di mulai.

Kesiapan Lokasi Pengolahan Produk

Pada point sebelumnya, sudah di sebutkan bahwa BSN akan menjalani audit pada perusahaan yang mendaftarkan produk bikinannya. Audit ini pertama-tama akan di lakukan pada lokasi pengerjaan produk. Hal-hal yang akan diaudit oleh BSN mencakup mesin-mesin yang dipakai, rancangan keamanan tempat, dan kebersihan lingkungan produksi. Apabila suatu perusahaan di anggap belum bisa lolos audit, maka auditor akan memberi peluang buat perusahaan untuk memperbaiki tempat usahanya.

Sampel Produk Buat Di uji

Bersamaan dengan audit lokasi, umumnya auditor dari BSN pun akan minta sampel produk untuk di uji oleh BSN. Selama proses pengujian produk ini, umumnya pengusaha mesti menunggu hingga pengumuman lolos uji nya ke luar. Umumnya pengumuman lolos audit ini akan ke luar dalam jangka waktu satu bulan dari proses audit dijalankan. Sesudah itu, sertifikat SNI yang di tetapkan dapat dipakai dalam jangka waktu 3 tahun ke depan. Sesudah 3 tahun, perusahaan mesti memperbarui sertifikatnya lagi.

Alur Pengurusan SNI Di Indonesia

Seperti yang di katakan di subbab sebelumnya, alur pengurusan SNI di Indonesia cukup kompleks. Bahkan buat mengurus sertifikat sistem manajemen kualitasnya saja, perusahaan mesti menunggu berbulan-bulan. Maka dari itu, perusahaan yang mau mengurus SNI dianjurkan memperoleh pendampingan dari jasa SNI seperti TuanTender.id. Bila mau tahu lebih lengkap berkaitan jasa tender terbaik Indonesia ini, anda dapat berkunjung ke situs http://tuantender.id/ . anda pun dapat menghubungi langsung ke WA di 0812-8333-136.

Selengkapnya berkenaan alur pengurusan SNI di Indonesia dapat di cek dalam daftar berikut.

Cek Apakah Produk Yang Dibuat Mesti Punya SNI

Saat sebelum mengurus SNI, pastikan apakah produk anda termasuk produk yang wajib mempunyai SNI. Info satu ini dapat langsung di cek di situs sistem info BSN yang sudah di sebutkan sebelumnya. Apabila jenis produk anda termasuk dalam daftar itu, maka segeralah sediakan sertifikat sistem manajemen kualitasnya.

Kirim Dokumen Permohonan SNI Pada BSN

Sesudah produk punya sertifikat sistem manajemen kualitas, anda dapat mengirim kan sertifikat itu beserta dokumen lainnya ke BSN. Sebagian dokumen yang mesti di sertakan di antaranya yaitu foto copy akta notaris, NPWP pemilik, SIUP, TDP, dan surat pendaftaran merk Dirjen HAKI. Dokumen-dokumen ini tidak dapat d itawar ada-tidaknya, maka apabila perusahaan belum punya salah satu di antaranya, mestinya urus dokumen itu dahulu.

Persiapkan Lokasi dan Sampel Produk yang Akan Diaudit

Pihak auditor BSN (LSPro) mesti mengecek lokasi perusahaan dan sampel produk terlebih dahulu saat sebelum memberikan sertifikat SNI. Maka begitu dokumen permohonan SNI di kirim, pengusaha harus “memantaskan” tempat usaha dan sampel produk supaya nanti nya lolos audit. Pastikan tempat usaha dan produk yang dipunyai sudah sesuai dengan standard ISO yang berlaku sekarang ini. Walau produk sudah mempunyai sertifikat sistem manajemen kualitas, kroscek lagi apa kualitas yang di jaminkan sertifikat sesuai dengan realita perusahaan.

Tunggu Sampai BSN Menyampaikan Pengumuman Sesudah Audit

Sesudah audit, LSPro akan mengulas hasil auditnya dan menyampaikannya dalam rapat besar BSN. Proses pengolahan data menjadi laporan oleh LSPro umumnya memakan waktu satu bulan, maka pengusaha mesti sabar sampai pengumuman audit ke luar. Sesudah rapat antara LSPro dan BSN selesai, biasanya akan di umumkan apakah produk perusahaan bisa memperoleh label SNI ataukah tidak.

Lakukan Perbaikan Apabila BSN Menyatakan Produk Belum Lolos Audit

Bila produk berhasil memperoleh label SNI, maka perusahaan tinggal memperbarui kemasannya dan memasukkan logo SNI dikemasan itu. Akan tetapi bila BSN menyatakan perusahaan belum lolos audit, maka pengusaha jangan bersedih hati. BSN umumnya tidak akan menolak permohonan SNI dengan seketika. Lembaga itu akan memberi peluang untuk pengusaha buat menjalani perbaikan hingga perusahaan dan produknya sesuai standard BSN. Bila telah sesuai, maka pengusaha tinggal melaporkannya lagi dan menunggu sertifikat SNI turun.

Referensi Jasa SNI Terbaik di Indonesia

Sesudah membaca info mendalam di atas, bagaimana pendapat anda? Apa anda masih berminat untuk mengurus SNI sendirian? Jangan jadikan sulitnya mengurus SNI sebagai penghalang produk anda terstandarisasi. Sebab seperti yang telah anda baca, produk tanpa label SNI berpotensi merugikan anda di masa depan. Apabila tidak mau menjalankan semua hal yang susah seperti di atas, anda bisa meminta jasa SNI seperti TuanTender.id.

TuanTender.id mempunyai banyak sekali kelebihan sebagai jasa SNI. Salah satu salah satunya yaitu TuanTender.id yaitu salah satu dari sangat sedikit jasa pengurusan SNI di Indonesia. Mau tahu lebih lengkap kelebihan TuanTender.id? Baca dalam daftar singkat berikut ini.

Jasa Pengurusan SNI Terpercaya di Indonesia

TuanTender.id adalah jasa SNI paling terpercaya di Indonesia kini. Kami tidak akan minta bayaran sampai sertifikat SNI anda terurus dengan baik. Target utama kami ialah menyelesaikan legalitas SNI untuk anda dengan cepat dan tepat. Maka sekali anda mempercayai kami, anda tidak akan kecewa dengan bagaimana kami bekerja.

Legalitas dan Kemampuan Bekerjanya Sudah Terbukti

Sejauh ini, kami bukan hanya memiliki pengalaman dalam mengurus SNI, akan tetapi juga ISO, surat izin usaha, PMA, dan lain sebagainya. Kami di dukung oleh tenaga-tenaga profesional yang telah ahli dibidang hukum. Info yang kami siapkan juga selalu jelas dan transparan maka anda tak perlu takut kami bohongi.

Bisa Memberikan Solusi Atas Masalah Yang Muncul Saat Pengurusan SNI

Ada banyak sekali masalah tidak terduga yang mungkin muncul waktu mengurus SNI. Apabila anda memerlukan rekan diskusi, anda dapat konsultasi dengan kami perihal masalah-masalah ini. Cukup hubungi kami saja melalui http://tuantender.id/ maka anda telah bisa kami layani. Apa pun masalah anda, kami tentu bisa memberikan solusinya.

Mengedepankan Layanan yang Profesional dengan Harga Terjangkau

Saat memilih kami sebagai jasa SNI, anda akan memperoleh layanan profesional yang tidak mungkin anda dapat di tempat lain. Bukan hanya profesional, layanan kami begitu terjangkau dari segi harga ketimbang yang lainnya. Di jamin, anda tidak akan rugi apabila memilih TuanTender.id sebagai partner anda dalam mengurus SNI.

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Ronggur Nihuta Samosir

Bisa Di Hubungi Secara Online

Lebih daripada jasa pengurusan SNI lainnya, kami TuanTender.id selalu bisa di hubungi dengan cara online. anda cuma cukup mengeklik situs kami di http://tuantender.id/ dan semua info yang anda perlukan berada di sana. Apabila mau konsultasi secara langsung dengan tenaga ahli kami, anda bisa menghubungi via WA di 0812-8333-136.

Demikian itulah info lengkap dan mendalam tentang SNI yang tidak akan anda peroleh di tempat lain. Bila mau mengurus SNI dengan cepat dan gampang, pastikan anda mempercayakan produk pada jasa SNI yang terpercaya seperti TuanTender.id. Jangan menunggu-nunggu hingga produk anda di razia dan perusahaan anda di tutup buat mengurus SNI. Segeralah hubungi kami di 0812-8333-136 saat ini juga!

Jasa Pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) di Ronggur Nihuta Samosir